Bagi penggemar judi, sebentar lagi bakal ada lahan baru untuk mengadu keahlian. Terinspirasi oleh kesuksesan Singapura mengelola perjudian kasino, Vietnam akan menghalalkan judi olahraga di negaranya. Apalagi saat ini, muara perjudian berpusat di kawasan Asia.

Sejak krisis 2008, pusat judi di Amerika terus mengalami penurunan. Sebaliknya, Asia menjadi magnet baru dalam lokasi perjudian kasino. Bahkan perusahaan konsultan dunia, PriceWaterhouseCoopers, memperkirakan pada tahun 2015, perjudian di Asia akan memiliki porsi 43 persen dari total perjudian global. Padahal pada tahun 2010 porsinya masih 10 persen.

Menteri Keuangan Vietnam, Vuong Dinh Hue meyakini, jika yang dilegalkan sebatas judi pertandingan sepakbola atau cabang olahraga lainnya, potensi kerusakan sosial yang dikhawatirkan banyak orang sulit terjadi. Bukan apa-apa, saat ini saja, judi sepakbola seperti bertaruh pada pertandingan sepakbola di Eropa, dilakukan masyarakat sembungi-sembunyi. Akhirnya, tidak terpantau.

Selama ini Vietnam hanya memberikan izin judi bagi pemegang passport asing. Akibatnya, banyak warga Vietnam yang menyeberang perbatasan Kamboja sekadar ingin berjudi kasino. Sebab di negaranya, seperti pada Crown Casino di Kota Da Nang, mereka tidak boleh masuk. Maaf, khusus wisatawan asing.

Untuk memamtapkan keinginnannya, Menteri Keuangan Vietnam sempat berkunjung ke Singapura. Melihat-lihat bagaimana proses judi olahraga yang legal di negara tersebut. Di Negeri Singa itu, sang menteri bertemu dengan para eksekutif di Tote Board dan Singapore Pools, judi olahraga milik pemerintah singapura.

Namun  ternyata, Menteri Hue juga mampir ke tempat judi kuda balapan.

Nah, setelah kembali dari Singapura itulah, dia menegaskan bahwa negaranya akan melegalkan judi olahraga. Singapura dijadikan acuan bagaimana regulasi dan pengelolaan perjudian dalam skala besar.

 

Togel